Pengertian Data
Variabel
Variabel
atau pengubah adalah suatu lambang dari sebuah lokasi yang berada dimemori
utama komputer yang dapat berisi suatu nilai. Nilai yang berada di lokasi
memori tersebut dapat berubah selama program dieksekusi. Guna variable adalah
sebagai tempat sementara untuk menyimpan data yang sedang diolah. Pemberian
nilai kedalam suatu variabel mempunyai bentuk penulisan yang berbeda-beda pada
setiap bahasa pemrograman
Tipe Variabel
Berdasarkan
pada jenis data yang disimpan pada variabel yaitu: Variabel numeric dan
variable teks. Pada variable numeric merupakan suatu variabel yang dipakai
untuk menampung data berupa angka.
Variabel
numerik digolongkan atas: bilangan bulat atau integer dan bilangan real atau
pecahan, dimana bilangan real terdiri dari dua yaitu:
· bilangan decimal berpresisi tunggal (floating point)
· bilangan decimal berpresisi ganda (double precision).
Sedangkan pada variable teks merupakan suatu variabel yang dipergunakan untuk
menampung data berupa huruf atau teks.
Variabel teks dibedakan menjadi dua yaitu:
· Karakter (untuk karakter tunggal)
· String (untuk rangkaian karakter)
Deklarasi Variabel
Deklarasi
variable adalah proses untuk menyebutkan karakteristik variable seperti nama,
tipe data, jangkauan, masa hidup, dan nilai awal. Penulisan Sintaks untuk mendeklarasikan
sebuah variable adalah sebagai berikut:
Kelas
Variabel
Selain
digolongkan berdasarkan tipe datanya, sebuah variabel juga diklasifikasikan
berdasarkan kelas penyimpanan, yaitu: Variable local atau otomatis, variable
eksternal, variable statis dan variable register.
Variable
local adalah merupakan variabel yang dideklarasikan dalam sebuah fungsi dan
mempunyai sifatsifat sebagai berikut:
· Secara otomatis diciptakan ketika fungsi dipanggil dan akan
lenyap ketika eksekusi terhadap fungsi berakhir
· Hanya dikenal oleh fungsi tempat variable dideklarasikan
· Tidak ada inisialisasi secara otomatis (saat variable
diciptakan nilainya tak menentu)
· Deklarasinya dengan kata kunci auto.
Perhatikan
penulisan variable local berikut ini: auto int x; Untuk lebih jelasnya
perhatikan program dengan menggunakan variable local berikut ini:
Keluaran
program diatas adalah sebagai berikut:
i dalam
tampil() = 10
i dalam
main() = 11
Tipe Data
Tipe data
merupakan tempat untuk menentukan pemberian nilai terhadap suatu variabel yang
diberikan oleh user. Selain itu tipe data juga dapat diartikan sebagai batasan
terhadap fungsi tanda pengenal terhadap semua nilai yang diterima. Sebagai
gambaran dari pengertian tersebut adalah ketika kita menempatkan tanda pengenal
harga hanya mengenal angka, maka ketika kita memberikan nilai berupa string
maka secara otomatis data tersebut akan ditolak karena nilai tersebut tidak
dikenali oleh tipe data yang diberikan.
Fungsi Tipe
data antara lain:
Merepresentasikan
nilai dari suatu variabel maupun konstanta, Penyimpanan data di memori, dan
Menentukan nilai yang dapat diisikan ke dalam sebuah variable.
Sedangkan
jenis tipe data ada dua macam:
Tipe dasar
atau primitive dan Tipe bentukan atau referensi. Dalam bahasa C terdapat lima
tipe data dasar, yaitu: int, char, float, double, dan void. Sedangkan dalam
bahasa pemrograman lain seperti java misalnya memiliki tipe data yang dapat
dikategorikan menjadi dua kelompok, yaitu tipe data primitif dan referensi.
Ada delapan
macam tipe data primitif dalam pemrograman Java, yaitu : char, byte, short,
int, long, float, double, dan Boolean. Tipe data referensi digunakan untuk
mereferensikan objek atau class tertentu, seperti String.
Tipe Data
(16 bit) Dalam C
Tipe Data
(32 bit) Dalam C
Format Tipe
Data Dalam C
Tipe data
Integer Program Komputer merupakan kumpulan potongan data dan memanipulasi data
tersebut dalam berbagai cara. Ada berbagai jenis data dalam bidang informasi,
misalnya: bilangan, terdapat bilangan bulat dan bilangan pecahan, ada bilangan
positif dan negative, dan ada pula bilangan besar serta bilangan kecil dan
lain-lain, atau bahkan bilangan yang tidak memiliki nama.
Sebelum kita membicarakan tipe data karakter, mari kita
hati-hati memeriksa variasi dari data numerik. Pertimbangan utama untuk memilih
tipe data numerik adalah:
· Angka Terbesar dan terkecil yang dapat disimpan dalam
variable.
· Berapa banyak memori yang digunakan oleh variabel.
· Apakah variabel menangani penyimpanan (baik positif maupun
negatif) atau bilangan unsigned (hanya positif).
· Bilangan decimal merupakan variabel yang presisi Ukuran
variabel adalah jumlah byte memori yang digunakan. Biasanya, semakin besar
range variable, maka jumlah yang digunakan akan lebih besar pula.
Tipe Data Karakter
Karakter
adalah sembarang huruf, angka, atau tanda baca tunggal. Tipe data karakter
merupakan kumpulan bermacammacam karakter yang terdiri dari alfabet. Diman
karakter antara lain: Alfabet bilangan decimal: 0, 1, 2, …, 9, Alfabet huruf
latin besar : A, B, C, …, Z, Alfabet huruf latin kecil : a, b, c, ... , z dan
Tanda baca tunggal : !, @, ~, ?, ;, ‘, &, dan sebagainya. Tipe data
karakter ini hanya terdiri dari 1 karakter dan Bentuk tipe data dari karakter yaitu:
char. Perhatikan penulisan contoh deklarasi char, dimana char huruf yang
ditampilkan adalah = ‘A’ ;
Tipe Data String
String adalah deretan karakter yang diakhiri
dengan sebuah karakter kosong. Konstanta bertipe ditulis diantara tanda petik
dua (“ ….”). Dalam bahasa C string merupakan larik atau array dari tipe data
char, sedangkan dalam bahasa java string merupakan tipe data referensi atau
sebuah objek. Contoh dibawah merupakan deklarasi string dalam C:
char tek [ ]
= " C++ " ;
char kata[ ]
= {'C', '+', '+'};
Contoh
penulisan deklarasi string dalam C adalah sebagai berikut:
Tipe Data
Bilangan
Bulat Tipe
data ini digunakan untuk data-data angka yang tidak mengandung angka di
belakang koma (int) atau digunakan untuk menyatakan bilangan bulat. Perubahan
tanda bilangan pada bilangan bulat dapat diset dalam dua tipe, yaitu: bilangan
bulat bertanda (signed integer), yang merupakan bilangan bulat yang memiliki
range dari bilangan negatip sampai positip dan bilangan bulat tak bertanda
(unsigned integer), yang merupakan bilangan bulat yang hanya memiliki range
nilai positip saja.
Tipe data
yang termasuk ke dalam bilangan bulat adalah: yang pertama, char atau signed
char dan unsigned char atau byte dalam java dan pascal. Rentang nilai signed
char mulai -128 sampai 127.
Tipe Data Bilangan Real atau Pecahan
Tipe ini
merepresentasikan datadata bilangan yang mengandung angka di belakang koma atau
menyatakan bilangan pecahan, maupun eksponensial. Tipe data yang termasuk ke
dalam kategori ini adalah: float dan double. Contoh deklarasi float dan double
adalah sebagai berikut:
float nilai;
double beta;
Semua
bilangan pecahan atau desimal dalam Java tanpa diakhiri huruf f akan dianggap
sebagai double. Sedangkan bilangan yang ingin dikategorikan sebagai float harus
diakhiri dengan huruf F. Misalnya : 4.22F atau 2.314f. Sedangkan untuk bilangan
double, bisa menambah dengan huruf D, karena secara default bilangan dengan
koma atau pecahan atau desimal akan dianggap sebagai double. Pehatikan contoh
program berikut ini:
#include
#include
using namespace std;
main()
{
short int ssintmin = ‐32768, ssintmak = 32767;
unsigned short int usintmak = 65535;
int intmin = ‐32768, intmak = 32767;
unsigned int uintmak
= 65535;
long int slintmin
= ‐2147483648, slintmak = 2147483647;
unsigned long int ulintmak = 4294967295;
cout <<"\nRange signed short
int :"<<
ssintmin<< ssintmak;
cout <<"\nRange unsigned short
int :"<< usintmak;
cout
<<"\nRange signed
int
: "<< intmin<< intmak;
cout <<"\nRange unsigned
int :"<<
uintmak;
cout
<<"\nRange signed long
int :"<<
slintmin<< slintmak;
cout
<<"\nRange unsigned long
int :"<< ulintmak;
getch();
return 0 ;
}
|
Tipe Data Logika
Tipe data logika digunakan untuk
merepresentasikan data-data yang mengandung dua buah nilai logika boolean,
yaitu: nilai 1 dan 0 atau sering juga disebut sebagai nilai true dan false
(benar dan salah). Dalam bahasa C++ tidak ada data tipe boolean. Perhatikan
contoh deklarasi Boolean berikut ini:
Boolean
kondisi;
Boolean kondisi_awal
= true;
Pehatikan
contoh program berikut ini:
Enumerasi / ENUM
Enumerasi
adalah serangkaian symbol berurutan yang menspesifikasikan konstanta bertipe
integer. Dalam C++ tidak terdapat tipe Bolean, sehingga untuk merepresentasikan
TRUE dengan nilai integer bukan nol ( 1, 2, dst ), sedangkan FALSE dengan nilai
nol.
Tipe Data Void Void
menyatakan
tipe kosong dan digunakan untuk: pertaman untuk mendeklarasikan fungsi yang
tidak mengembalikan nilai apapun. Serta fungsi kedua adalah untuk
mendeklarasikan fungsi yang tidak menerima parameter apapun. Pada tipe data ini
jika diawali dengan operator *, menyatakan penunjuk terhadap sembarang tipe
data.
Tipe Data Pointer
Pointer
adalah variable yang berisi nilai alamat suatu lokasi memori tertentu.
Deklarasi penunjuk dilakukan dengan menspesifikasikan *, sebelum nama
varibel/konstanta. Contoh deklarasi pointer adalah sebagai berikut: char *p;
Tipe Data Larik / array
Array adalah
sekelompok data bertipe sama yang menduduki lokasi memori yang berurutan.
Jumlah elemen array dinyatakan dengan cara mengapit jumlah yang di maksud
dengan tanda ‘ [ … ] ‘. Cara penulisan sintaks tipe data larik adalah sebagai
berikut :
Misalnya
penulisan tipe char dengan array adalah sebagai berikut:
char
kata[5];
Untuk
menyatakan array berdimensi lebih dari 1 (satu), maka ditambahkan tanda ‘[ … ]’
sebanyak dimensi yang diinginkan. Misalnya jika ingin mendeklarasikan array 2
dimensi adalah sebagai berikut: int matrix [2][3] ;
Tipe Data Struct Union
Tipe data
ini digunakan untuk mendeklarasikan sekelompok data yang memiliki tipe yang
berlainan. struct: elemennya berada dilokasi memori yang berbeda, dan union:
elemennya ada dilokasi memori yang sama.
Tipe Data typedef
Tipe data typedef digunakan untuk menamakan
suatu tipe data dengan pengenal yang lebih berarti atau mudah diingat. Sintaks
penulisan program tipe data ini adalah sebagai berikut: typedef tipedata
namabaru; Perhatikan contoh penulisan program dibawah ini :
typedef unsigned char byte;
Referensi;
Suprapto
Kadarisman Tejo Yuwono
Totok Sukardiyono
Adi Dewanto Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan
Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah
Departemen Pendidikan Nasional
Tahun 2008
Kadir, Abdul Pemrograman C++ membahas Pemrograman Berorientasi Objek Menggunakan Turbo C++ dan Borland C++. Yogyakarta: Andi. Agustus 1995
Tan, H.H and D'orazio T.B 1997. C Programming for Engineer and Computer Science. New York: McGraw Hills International






0 comments
Post a Comment