Friday, March 10, 2017

Variabel Dan Tipe Data

Pengertian Data 

Data merupakan bentuk jamak dari bahasa Latin dengan kata datum, yang berarti fakta atau sesuatu yang diberikan. Data adalah kelompok simbol-simbol yang teratur dan mewakili kuantitas, tindakan, benda dan sebagainya. 

Variabel

Variabel atau pengubah adalah suatu lambang dari sebuah lokasi yang berada dimemori utama komputer yang dapat berisi suatu nilai. Nilai yang berada di lokasi memori tersebut dapat berubah selama program dieksekusi. Guna variable adalah sebagai tempat sementara untuk menyimpan data yang sedang diolah. Pemberian nilai kedalam suatu variabel mempunyai bentuk penulisan yang berbeda-beda pada setiap bahasa pemrograman

Tipe Variabel
Berdasarkan pada jenis data yang disimpan pada variabel yaitu: Variabel numeric dan variable teks. Pada variable numeric merupakan suatu variabel yang dipakai untuk menampung data berupa angka.
Variabel numerik digolongkan atas: bilangan bulat atau integer dan bilangan real atau pecahan, dimana bilangan real terdiri dari dua yaitu:

· bilangan decimal berpresisi tunggal (floating point)
· bilangan decimal berpresisi ganda (double precision). Sedangkan pada variable teks merupakan suatu variabel yang dipergunakan untuk menampung data berupa huruf atau teks.
 Variabel teks dibedakan menjadi dua yaitu:
· Karakter (untuk karakter tunggal)
· String (untuk rangkaian karakter)

Deklarasi Variabel

Deklarasi variable adalah proses untuk menyebutkan karakteristik variable seperti nama, tipe data, jangkauan, masa hidup, dan nilai awal. Penulisan Sintaks untuk mendeklarasikan sebuah variable adalah sebagai berikut:


 Kelas Variabel
Selain digolongkan berdasarkan tipe datanya, sebuah variabel juga diklasifikasikan berdasarkan kelas penyimpanan, yaitu: Variable local atau otomatis, variable eksternal, variable statis dan variable register.
            Variable local adalah merupakan variabel yang dideklarasikan dalam sebuah fungsi dan mempunyai sifatsifat sebagai berikut:
· Secara otomatis diciptakan ketika fungsi dipanggil dan akan lenyap ketika eksekusi terhadap fungsi berakhir
· Hanya dikenal oleh fungsi tempat variable dideklarasikan
· Tidak ada inisialisasi secara otomatis (saat variable diciptakan nilainya tak menentu)
· Deklarasinya dengan kata kunci auto.
Perhatikan penulisan variable local berikut ini: auto int x; Untuk lebih jelasnya perhatikan program dengan menggunakan variable local berikut ini:


Keluaran program diatas adalah sebagai berikut:
i dalam tampil() = 10
i dalam main() = 11

Tipe Data
Tipe data merupakan tempat untuk menentukan pemberian nilai terhadap suatu variabel yang diberikan oleh user. Selain itu tipe data juga dapat diartikan sebagai batasan terhadap fungsi tanda pengenal terhadap semua nilai yang diterima. Sebagai gambaran dari pengertian tersebut adalah ketika kita menempatkan tanda pengenal harga hanya mengenal angka, maka ketika kita memberikan nilai berupa string maka secara otomatis data tersebut akan ditolak karena nilai tersebut tidak dikenali oleh tipe data yang diberikan.

Fungsi Tipe data antara lain:
Merepresentasikan nilai dari suatu variabel maupun konstanta, Penyimpanan data di memori, dan Menentukan nilai yang dapat diisikan ke dalam sebuah variable.
Sedangkan jenis tipe data ada dua macam:
Tipe dasar atau primitive dan Tipe bentukan atau referensi. Dalam bahasa C terdapat lima tipe data dasar, yaitu: int, char, float, double, dan void. Sedangkan dalam bahasa pemrograman lain seperti java misalnya memiliki tipe data yang dapat dikategorikan menjadi dua kelompok, yaitu tipe data primitif dan referensi.
Ada delapan macam tipe data primitif dalam pemrograman Java, yaitu : char, byte, short, int, long, float, double, dan Boolean. Tipe data referensi digunakan untuk mereferensikan objek atau class tertentu, seperti String.
Tipe Data (16 bit) Dalam C

Tipe Data (32 bit) Dalam C

Format Tipe Data Dalam C


Tipe data Integer Program Komputer merupakan kumpulan potongan data dan memanipulasi data tersebut dalam berbagai cara. Ada berbagai jenis data dalam bidang informasi, misalnya: bilangan, terdapat bilangan bulat dan bilangan pecahan, ada bilangan positif dan negative, dan ada pula bilangan besar serta bilangan kecil dan lain-lain, atau bahkan bilangan yang tidak memiliki nama.
          
Sebelum kita membicarakan tipe data karakter, mari kita hati-hati memeriksa variasi dari data numerik. Pertimbangan utama untuk memilih tipe data numerik adalah:
· Angka Terbesar dan terkecil yang dapat disimpan dalam variable.
· Berapa banyak memori yang digunakan oleh variabel.
· Apakah variabel menangani penyimpanan (baik positif maupun negatif) atau bilangan unsigned (hanya positif).
· Bilangan decimal merupakan variabel yang presisi Ukuran variabel adalah jumlah byte memori yang digunakan. Biasanya, semakin besar range variable, maka jumlah yang digunakan akan lebih besar pula.

Tipe Data Karakter

Karakter adalah sembarang huruf, angka, atau tanda baca tunggal. Tipe data karakter merupakan kumpulan bermacammacam karakter yang terdiri dari alfabet. Diman karakter antara lain: Alfabet bilangan decimal: 0, 1, 2, …, 9, Alfabet huruf latin besar : A, B, C, …, Z, Alfabet huruf latin kecil : a, b, c, ... , z dan Tanda baca tunggal : !, @, ~, ?, ;, ‘, &, dan sebagainya. Tipe data karakter ini hanya terdiri dari 1 karakter dan Bentuk tipe data dari karakter yaitu: char. Perhatikan penulisan contoh deklarasi char, dimana char huruf yang ditampilkan adalah = ‘A’ ;

Tipe Data String
 String adalah deretan karakter yang diakhiri dengan sebuah karakter kosong. Konstanta bertipe ditulis diantara tanda petik dua (“ ….”). Dalam bahasa C string merupakan larik atau array dari tipe data char, sedangkan dalam bahasa java string merupakan tipe data referensi atau sebuah objek. Contoh dibawah merupakan deklarasi string dalam C:
char tek [ ] = " C++ " ;
char kata[ ] = {'C', '+', '+'};
Contoh penulisan deklarasi string dalam C adalah sebagai berikut:


Tipe Data Bilangan

Bulat Tipe data ini digunakan untuk data-data angka yang tidak mengandung angka di belakang koma (int) atau digunakan untuk menyatakan bilangan bulat. Perubahan tanda bilangan pada bilangan bulat dapat diset dalam dua tipe, yaitu: bilangan bulat bertanda (signed integer), yang merupakan bilangan bulat yang memiliki range dari bilangan negatip sampai positip dan bilangan bulat tak bertanda (unsigned integer), yang merupakan bilangan bulat yang hanya memiliki range nilai positip saja.
Tipe data yang termasuk ke dalam bilangan bulat adalah: yang pertama, char atau signed char dan unsigned char atau byte dalam java dan pascal. Rentang nilai signed char mulai -128 sampai 127. 

Tipe Data Bilangan Real atau Pecahan
Tipe ini merepresentasikan datadata bilangan yang mengandung angka di belakang koma atau menyatakan bilangan pecahan, maupun eksponensial. Tipe data yang termasuk ke dalam kategori ini adalah: float dan double. Contoh deklarasi float dan double adalah sebagai berikut:
float nilai;
double beta;
Semua bilangan pecahan atau desimal dalam Java tanpa diakhiri huruf f akan dianggap sebagai double. Sedangkan bilangan yang ingin dikategorikan sebagai float harus diakhiri dengan huruf F. Misalnya : 4.22F atau 2.314f. Sedangkan untuk bilangan double, bisa menambah dengan huruf D, karena secara default bilangan dengan koma atau pecahan atau desimal akan dianggap sebagai double. Pehatikan contoh program berikut ini:
#include
#include

using namespace std;
main()
{
short int ssintmin = ‐32768, ssintmak = 32767;   
unsigned short int usintmak = 65535;   
int intmin = ‐32768, intmak = 32767;   
 unsigned int uintmak = 65535;   
 long int slintmin = ‐2147483648, slintmak = 2147483647;   
unsigned long int ulintmak = 4294967295;   
cout <<"\nRange signed short int        :"<< ssintmin<< ssintmak;   
cout <<"\nRange unsigned short int   :"<< usintmak;   
 cout <<"\nRange signed int                : "<< intmin<<  intmak;
 cout <<"\nRange unsigned int             :"<< uintmak;
 cout <<"\nRange signed long int          :"<< slintmin<< slintmak;   
 cout <<"\nRange unsigned long int       :"<< ulintmak;      
getch();
return 0 ;
}

Tipe Data Logika
 Tipe data logika digunakan untuk merepresentasikan data-data yang mengandung dua buah nilai logika boolean, yaitu: nilai 1 dan 0 atau sering juga disebut sebagai nilai true dan false (benar dan salah). Dalam bahasa C++ tidak ada data tipe boolean. Perhatikan contoh deklarasi Boolean berikut ini:
Boolean kondisi;
Boolean kondisi_awal = true;
Pehatikan contoh program berikut ini:


Enumerasi / ENUM
Enumerasi adalah serangkaian symbol berurutan yang menspesifikasikan konstanta bertipe integer. Dalam C++ tidak terdapat tipe Bolean, sehingga untuk merepresentasikan TRUE dengan nilai integer bukan nol ( 1, 2, dst ), sedangkan FALSE dengan nilai nol.

Tipe Data Void Void
menyatakan tipe kosong dan digunakan untuk: pertaman untuk mendeklarasikan fungsi yang tidak mengembalikan nilai apapun. Serta fungsi kedua adalah untuk mendeklarasikan fungsi yang tidak menerima parameter apapun. Pada tipe data ini jika diawali dengan operator *, menyatakan penunjuk terhadap sembarang tipe data. 

Tipe Data Pointer
Pointer adalah variable yang berisi nilai alamat suatu lokasi memori tertentu. Deklarasi penunjuk dilakukan dengan menspesifikasikan *, sebelum nama varibel/konstanta. Contoh deklarasi pointer adalah sebagai berikut: char *p;

Tipe Data Larik / array
Array adalah sekelompok data bertipe sama yang menduduki lokasi memori yang berurutan. Jumlah elemen array dinyatakan dengan cara mengapit jumlah yang di maksud dengan tanda ‘ [ … ] ‘. Cara penulisan sintaks tipe data larik adalah sebagai berikut :

Misalnya penulisan tipe char dengan array adalah sebagai berikut:
char kata[5];

Untuk menyatakan array berdimensi lebih dari 1 (satu), maka ditambahkan tanda ‘[ … ]’ sebanyak dimensi yang diinginkan. Misalnya jika ingin mendeklarasikan array 2 dimensi adalah sebagai berikut: int matrix [2][3] ;
Tipe Data Struct Union
Tipe data ini digunakan untuk mendeklarasikan sekelompok data yang memiliki tipe yang berlainan. struct: elemennya berada dilokasi memori yang berbeda, dan union: elemennya ada dilokasi memori yang sama.

Tipe Data typedef

 Tipe data typedef digunakan untuk menamakan suatu tipe data dengan pengenal yang lebih berarti atau mudah diingat. Sintaks penulisan program tipe data ini adalah sebagai berikut: typedef tipedata namabaru; Perhatikan contoh penulisan program dibawah ini :
typedef unsigned char byte;

Referensi;

Suprapto Kadarisman Tejo Yuwono Totok Sukardiyono Adi Dewanto Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2008

Kadir, Abdul Pemrograman C++ membahas Pemrograman Berorientasi Objek Menggunakan Turbo C++ dan Borland C++. Yogyakarta: Andi. Agustus 1995

Tan, H.H and D'orazio T.B 1997. C Programming for Engineer and Computer Science. New York: McGraw Hills International




0 comments

Post a Comment